saya membuat catatan ini untuk membuktikan kepada saudara sekalian tentang bagaimana Islam Begitu Rasional, Islam adalah ajaran Rahmatan lil 'aalamin, saya bisa menjamin semua yang ada disini dan saya menangtang siapapun mengenai KeRasionalan Islam, dan saya tidak akan melenceng dari Al-Qur'an dan Hadist shahih, saya berani menjaminnya, karna Islam adalah Rahmatan lil 'aalamin,mudah dipahami, Al-Qur'an yang Mulia begitu Mudah dipahami dengan bahasa aslinya Arab, Allah swt memilih bahasa Arab karna bahasanya sangat Ilmiah, dengan satu kata bisa menciptakan 5000 lebih tatanan kata dalam bahasa Arab, disini saya akan membuktikan kepada saudara sekalian bahwa Islam selamanya akan bersamaan dengan Logika, agama yang serba Mudah dan dapat diterima akal logis
Kajian
Bantahan
Fiqih
17.54
Alhamdulillah, ASSalaatu waSSalaamu ala Rasuulillah wa ala aalihi wa ashaabihi ajma'iin, Amma baad.
saya membuat catatan ini untuk membuktikan kepada saudara sekalian tentang bagaimana Islam Begitu Rasional, Islam adalah ajaran Rahmatan lil 'aalamin, saya bisa menjamin semua yang ada disini dan saya menangtang siapapun mengenai KeRasionalan Islam, dan saya tidak akan melenceng dari Al-Qur'an dan Hadist shahih, saya berani menjaminnya, karna Islam adalah Rahmatan lil 'aalamin,mudah dipahami, Al-Qur'an yang Mulia begitu Mudah dipahami dengan bahasa aslinya Arab, Allah swt memilih bahasa Arab karna bahasanya sangat Ilmiah, dengan satu kata bisa menciptakan 5000 lebih tatanan kata dalam bahasa Arab, disini saya akan membuktikan kepada saudara sekalian bahwa Islam selamanya akan bersamaan dengan Logika, agama yang serba Mudah dan dapat diterima akal logis
Islam dan Logika akan selalu sejalan
3 November 2011
saya membuat catatan ini untuk membuktikan kepada saudara sekalian tentang bagaimana Islam Begitu Rasional, Islam adalah ajaran Rahmatan lil 'aalamin, saya bisa menjamin semua yang ada disini dan saya menangtang siapapun mengenai KeRasionalan Islam, dan saya tidak akan melenceng dari Al-Qur'an dan Hadist shahih, saya berani menjaminnya, karna Islam adalah Rahmatan lil 'aalamin,mudah dipahami, Al-Qur'an yang Mulia begitu Mudah dipahami dengan bahasa aslinya Arab, Allah swt memilih bahasa Arab karna bahasanya sangat Ilmiah, dengan satu kata bisa menciptakan 5000 lebih tatanan kata dalam bahasa Arab, disini saya akan membuktikan kepada saudara sekalian bahwa Islam selamanya akan bersamaan dengan Logika, agama yang serba Mudah dan dapat diterima akal logis
18.29
Misi Rahasia Menyelamatkan Isa a.s. (Yesus)
Yesus Atau Yudas [2]
25 Oktober 2011
Misi Rahasia Menyelamatkan Isa a.s. (Yesus)
Pilatus
secara rahasia menolong Isa dengan menetapkan hari hukuman salib pada Jum'at
siang (jam 12 siang) (Matius 27 : 46), dan pada jam 3 sore (jam 15) Isa
diturunkan dari Tiang Salib dengan kondisi tampak "Mati". Seperti
yang telah lazim bahwa hukuman salib adalah hukuman mati secara perlahan
(umumnya 3 hari) dan belum pernah ada yg mengalami kematian dalam hitungan jam.
Lalu mengapa Isa diturunkan padahal baru 3 jam (nampak tergesa-gesa)?
Jawabannya
karena dalam Taurat ada tertulis hukum :
"Maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk o(eh Allah, janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan Tuhan Allahmu kepadamu menjadi milik pusakamu" (Ulangan 21:23).
"Maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk o(eh Allah, janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan Tuhan Allahmu kepadamu menjadi milik pusakamu" (Ulangan 21:23).
Jadi
dikarenakan menurut hitungan hari Yahudi bahwa Hari Raya Sabath telah mulai
sejak hari Jum'at petang (jam 18), maka tidak boleh ada najis (mayat orang
terkutuk) yang menodai kesucian hari Sabath. Oleh karena itu haruslah tidak
boleh ada orang yang terpantek di kayu salib. Maka dari itu Orang Yahudi
sendiri yang meminta Isa a.s. diturunkan secepatnya dari kayu salib.
Pada
saat Isa dihukum salib ada juga dua penjahat yang dihukum berserta beliau,
namun tidak seperti Isa, mereka masih nampak segar atau hidup, sehingga bagi
mereka diperlakukan cara cepat untuk menghabisi nyawa mereka dan mereka di
hukum salib (shalb) dengan mematahkan tulang-tulang kaki mereka (yang menyangga
tubuh mereka). Sedangkan bagi Isa a.s. karena pada saat akan diturunkan kondisi
beliau nampak terlihat mati maka beliau tidak dihukum salib (shalb - pematahan
tulang-tulang). Hal ini nampaknya merupakan perwujudan dari ramalan suci
(nubuatan) :
"la melindungi segala tulangnya, tidak satu pun yang patah". (Mazmur 34 : 21).
Sedangkan bagi perajurit Romawi alasan mereka tidak mematahkan tulang belulang Isa a.s. adalah karena Jasad Isa a.s. nampak seperti yang sudah mati :
"Melihat bahwa ia telah mati, mereka tidak mematahkan kakinya" (Yohanes 19 : 33).
"la melindungi segala tulangnya, tidak satu pun yang patah". (Mazmur 34 : 21).
Sedangkan bagi perajurit Romawi alasan mereka tidak mematahkan tulang belulang Isa a.s. adalah karena Jasad Isa a.s. nampak seperti yang sudah mati :
"Melihat bahwa ia telah mati, mereka tidak mematahkan kakinya" (Yohanes 19 : 33).
18.11
Topik penyaliban Isa a.s., memang berkembang beberapa pemahaman.
Kita boleh saja beranggapan menurut pemahaman kita masing-masing,tapi untuk meyakini sejarah penyaliban yesus,mungkin sebaiknya kita kaji kembali beberapa poin penting dalam peristiwa ini.
Yesus Atau Yudas ? [ 1 ]
Topik penyaliban Isa a.s., memang berkembang beberapa pemahaman.
·
Kristiani
beranggapan bahwa Yesus wajib wafat ditiang salib (karena inilah inti dari
ajaran penebusan dosa).
·
Yahudi juga
berkeinginan untuk membunuh Yesus (Isa a.s.) karena dia adalah hamba yang
terkutuk.
·
Muslim
(sebagian besar) beranggapan bahwa Isa a.s. dihindarkan dari hukuman salib dan
orang lainlah yang dikorbankan, dan kemudian Isa a.s. naik kelangit dengan
jasmaniyahnya (untuk hal ini sepemahaman dengan keyakinan umat kristiani).
Kisah
penyaliban Yesus memang banyak menimbulkan pemahaman yang berbeda,walaupun
banyak ulama dan para ahli yang tlah menjelaskan kisah penyaliban Yesus,tp
selalu berujung pada kerancuan.Kristen beranggapan bahwa Yesus mati di kayu
salib untuk menebus dosa manusia,sedangkan Muslim punya anggapan berbeda dalam
menafsirkan peristiwa penyaliban Yesus sendiri.Kita boleh saja beranggapan menurut pemahaman kita masing-masing,tapi untuk meyakini sejarah penyaliban yesus,mungkin sebaiknya kita kaji kembali beberapa poin penting dalam peristiwa ini.
17.24
Dakwah sebagai sebuah panggilan jiwa, menjadi kewajiban setiap muslim. Mereka yang sadar terhadap dakwah membutuhkan banyak pengorbanan besar. Tak hanya waktu, melainkan segenap jiwa, harta dan potensi terbaik dirinya. Seorang pengusaha akan berdakwah dengan hartanya. Da’i berjiwa penulis menginfakkan tulisan sebagai sumbangsih mencerdaskan umat. Seorang khatib menggerakkan lisan untuk menyerukan dakwah bil haq dari atas mimbar.
Harta Itu Penting
18 Oktober 2011
Dakwah sebagai sebuah panggilan jiwa, menjadi kewajiban setiap muslim. Mereka yang sadar terhadap dakwah membutuhkan banyak pengorbanan besar. Tak hanya waktu, melainkan segenap jiwa, harta dan potensi terbaik dirinya. Seorang pengusaha akan berdakwah dengan hartanya. Da’i berjiwa penulis menginfakkan tulisan sebagai sumbangsih mencerdaskan umat. Seorang khatib menggerakkan lisan untuk menyerukan dakwah bil haq dari atas mimbar.
Terlepas apapun profesi seorang da’i,
dia tak menafikan kebutuhan harta. Seorang manusia berakal sehat memerlukan
harta sebagai lambang kecintaan duniawi. Tapi tidak bagi seorang pendakwah,
harta baginya adalah jalan menuju surga. Kita bisa belajar sejarah sahabat
Rasulullah saw bagaimana mereka menginfakkan hartanya. Utsman tak segan
berinfak 100 ekor unta. Abu Bakar ra mengambil keputusan “berani”. Beliau
menyerahkan semua hartanya kepada Rasulullah. Saking herannya, Rasulullah
menanyakan “Apa yang kau tinggalkan untuk keluargamu?”. Beliau menjawab “ Allah
dan Rasulnya”. Umar sendiri tak ketinggalan menyerahkan sebagian harta demi
kepentingan jihad fisabilillah.
Miskinkah para sahabat? Tidak bahkan
sejarah mencatat kekayaan dinilai seujung kuku. Mushab Bin Umair mencontohkan
bagaimana harta tidak dapat membeli iman. Siapa menyangka, sosok tampan dan
hartawan mau meninggalkan kemewahan duniawi. Sentuhan iman dan Islam melahirkan
hidayah bagi perjalanan hidup Mushab. Usai mendengar keagungan Islam, meluncur
ucapan syahadat dari bibirnya. Sirnalah kemewahan harta, dan jadilah
Mushab jatuh miskin. Tapi kemiskinan tak melunturkan niatnya berdakwah. Allah
SWT mengangkat beliau sebagai duta besar muslim pertama untuk mensyiarkan
Islam.
17.39
Arkeolog Turki menemukan sekitar 100 manuskrip tulisan tangan berusia tua saat merestorasi Masjid Ulu, Diyarbakir, Turki.
Manuskrip itu segera diamankan guna terhindar dari kerusakan. Sebanyak 100 manuskrip tulisan tangan, empat di antaranya merupakan peninggalan penting mazhab Hanafi, ditemukan selama restorasi.
Masjid Ulu Simpan 100 Manuskrip Kuno Tulisan Tangan
16 Oktober 2011
Arkeolog Turki menemukan sekitar 100 manuskrip tulisan tangan berusia tua saat merestorasi Masjid Ulu, Diyarbakir, Turki.
Manuskrip itu segera diamankan guna terhindar dari kerusakan. Sebanyak 100 manuskrip tulisan tangan, empat di antaranya merupakan peninggalan penting mazhab Hanafi, ditemukan selama restorasi.
21.33
Persepsi dan Salah Persepsi
10 Oktober 2011
|
Persepsi
Tentang Kristen
Pasal terdahulu mencoba
menunjukkan bagaimana Muhammad dan penduduk Mekah yang lain berkesempatan
untuk belajar tentang Kristiani yang terbatas. Berbagai kesempatan telah
dilakukan dalam perjalanan dagangnya ke Syria, bahkan sebagaimana yang
dilakukan sendiri oleh Muhammad, akan tetapi tidak banyak berpartisipasi
dalam diskusi-diskusi keagamaan dengan orang-orang Kristen atau Nasrani.
Sebagian kecil masyarakkat Mekah adalah para penghuni asing yang tidak tetap
(atau masyarakkat yang berpindah-pindah). Sekalipun demikian, dalam ayat-ayat
Al-Qur'an terdahulu ada beberapa petunjuk yang amat bersahabat tentang umat
Kristen (Nasrani). |
21.27
Firman Allah
6 Oktober 2011
Dalam membahas di atas ini tentang
keilhaman, kita mencatat bahwa pada umumnya para ahli teologia Protestan pada
abad kedua puluh ini agak mengabaikan konsep keilhaman. Konsep yang jauh
lebih laku ialah konsep Firman Allah. Konsep Firman Allah ini telah dibahas
dengan teliti dan panjang-lebar, terutama oleh Karl Barth. Bahkan teologia
Karl Barth itu telah disebut sebagai teologia Firman Allah. Kita tak mungkin
di sini memberikan suatu uraian yang mendetail (terperinci) tentang
perkembangan teologia Karl Barth. Cukuplah, kalau kita mencatat
garis-garis-umum teologia yang disebut "Barthian" itu. |
10.04
DEWA BULAN
5 Oktober 2011
Tradisi Kristen rupanya ingin diimbaskan kepada ajaran Islam dengan
mengembalikan ajaran Islam pada paganisme Arab dan menghilangkan fakta sejarah bahwa
paganisme Arab tersebut adalah paham yang diperangi habis-habisan oleh
Rasulullah dan umatnya. Oleh sebab itu maka Dr. Morey menyudutkan Islam dengan
mengemukakan poin-poin hujatan berikut :
1. Bahwa Umat Islam
menyembah dewa bulan.
2. Tentang Allah
dalam Islam dan Tuhan dalam Bibel.
Pada hujatan pertama,
Dr. Robert Morey ingin mengelabuhi masyarakat bahwa umat muslim adalah
masyarakat pagan, sehingga negaranya mendapatkan pembenaran atas segala apa
yang mereka perbuat terhadap negara-negara Islam yang ia nyatakan pagan. Sedang
dalam poin kedua ia ingin memisahkan antara kepercayaan Kristen dengan Islam.
Jika yang dimaksud adalah Kristen Trinitas maka adalah benar tidak sama, karena
umat Islam menESAkan Tuhan sementara Kristen Trinitas "menyekutukan"
Tuhan. Tapi kalau yang dimaksud adalah Kristen Unitarian (Nazaren/Nashoro)
tentu saja masalahnya lain, karena mereka berpaham monoteisme. Suatu upaya
pembuktian Class of Civilization yang ujung-ujungnya adalah kekuasaan dan
Ekonomi (Minyak).
07.57
Biasanya di Barat, adalah anak dan bukan orang tuanya yang menjadi mualaf. Tidak demikian dengan Aisha dan Phildel, anaknya. Aisha, keturunan Irlandia, suatu hari memutuskan bahwa dia harus memeluk Islam apapun resikonya. termasuk, kemungkinan akan membuat Phildel, putri semata wayangnya, kecewa.
Di sisi lain, Phildel merasakan hal yang sama. Pencariannya tentang Tuhan, berujung pada Islam. Berikut kisah keduanya:
Kisah Ibu dan Anak yang Sama-sama Mencari 'Tuhan' dan Menemukannya dalam Islam
29 September 2011
Biasanya di Barat, adalah anak dan bukan orang tuanya yang menjadi mualaf. Tidak demikian dengan Aisha dan Phildel, anaknya. Aisha, keturunan Irlandia, suatu hari memutuskan bahwa dia harus memeluk Islam apapun resikonya. termasuk, kemungkinan akan membuat Phildel, putri semata wayangnya, kecewa.
Di sisi lain, Phildel merasakan hal yang sama. Pencariannya tentang Tuhan, berujung pada Islam. Berikut kisah keduanya:
07.38
Sekarang, Milena mengikuti kelas pelajaran Al-Quran yang diselenggarakan setiap Rabu malam di North Hudson Islamic Center, Union City, New Jersey. ia adalah salah satu dari ribuan warga AS keturunan Amerika Latin yang masuk Islam.
Milena mengucapkan syahadat sebulan yang lalu, meski ia sudah menikah dengan seorang lelaki muslim keturunan Pakistan selama tujuh tahun. Selama ini, Milena yang selalu menolak untuk masuk Islam jika alasannya hanya demi suaminya yang muslim.
Mereka Memilih Islam dan Bangga Menjadi Muslim
28 September 2011
Sekarang, Milena mengikuti kelas pelajaran Al-Quran yang diselenggarakan setiap Rabu malam di North Hudson Islamic Center, Union City, New Jersey. ia adalah salah satu dari ribuan warga AS keturunan Amerika Latin yang masuk Islam.
Milena mengucapkan syahadat sebulan yang lalu, meski ia sudah menikah dengan seorang lelaki muslim keturunan Pakistan selama tujuh tahun. Selama ini, Milena yang selalu menolak untuk masuk Islam jika alasannya hanya demi suaminya yang muslim.
11.01
Bismillahirrahmaanirrahiim…
“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: “Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu’min untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.” (al-Ahzab:37)
Sebagian orang beranggapan ayat ini turun berkenaan kisah kasmaran Nabi, bahkan sebagian penulis mengarang buku khusus mengenai kisah kasmaran para Nabi dan meyebutkan kisah Nabi ini di dalamnya. Hal ini terjadi akibat kejahilannya terhadap Alquran dan kedudukan para Rasul, hingga ia memaksakan kandungan ayat apa-apa yang tidak layak dikandungnya dan menisbatkan kepada Rasulullah suatu perbuatan yang Allah menjauhkannya dari diri Beliau.
Rasulullah Dengan Zainab Binti Jahsy
27 September 2011
Bismillahirrahmaanirrahiim…
“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: “Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap isterinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mu’min untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.” (al-Ahzab:37)
Sebagian orang beranggapan ayat ini turun berkenaan kisah kasmaran Nabi, bahkan sebagian penulis mengarang buku khusus mengenai kisah kasmaran para Nabi dan meyebutkan kisah Nabi ini di dalamnya. Hal ini terjadi akibat kejahilannya terhadap Alquran dan kedudukan para Rasul, hingga ia memaksakan kandungan ayat apa-apa yang tidak layak dikandungnya dan menisbatkan kepada Rasulullah suatu perbuatan yang Allah menjauhkannya dari diri Beliau.
08.06
InsyaAllah
20 September 2011

Insya'Allah adalah ucapan seseorang yang menyertai pernyataan akan berbuat
sesuatu pada masa yang akan datang. Dengan mengucapkan perkataan ini seorang
muslim telah berjanji untuk melakukan perbuatan tersebut kecuali tidak
memungkinkan pada saat akan dilakukan. Lihat QS 18:24.
Insya Allah, secara bahasa berarti ‘Jika Allah menghendaki’. Kalimat ini
sudah sering digunakan seorang Muslim jika hendak berjanji melakukan sesuatu.
Namun ternyata sekarang kalimat ini telah mengalami banyak penyalah-gunaan.
Banyak yang menggunakan mengidentikkan Insya Allah dengan keragu-raguan, bahkan
ketidaksanggupan memenuhi janji.
“Dan jangan sekali-kali kamu
mengatakan terhadap sesuatu ’sesungguhnya aku akan mengerjakan esok,’ kecuali
(dengan mengucapkan) insya Allah. Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa
dan katakanlah ‘mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih
dekat kebenarannya daripada ini.” (QS Al-Kahfi: 23-24).
13.20
Hubungan Antara Orang Tua Dan Anak
15 September 2011
Islam Memelihara Nasab
Anak adalah rahasia orang tua dan
pemegang keistimewaannya. Waktu orang tua masih hidup, anak sebagai penenang,
dan sewaktu ia pulang ke rahmatullah, anak sebagai pelanjut dan lambang
keabadian.
Anak mewarisi tanda-tanda kesamaan
orang tua, termasuk juga ciri-ciri khas, baik maupun buruk, tinggi maupun
rendah. Dia adalah belahan jantungnya dan potongan dari hatinya.
Justru itu Allah mengharamkan zina
dan mewajibkan kawin, demi melindungi nasab, sehingga air tidak tercampur, anak
bisa dikenal siapa ayahnya dan ayah pun dapat dikenal siapa anaknya.
Dengan perkawinan, seorang isteri
menjadi hak milik khusus suami dan dia dilarang berkhianat kepada suami, atau
menyiram tanamannya dengan air orang lain. Oleh karena itu setiap anak yang
dilahirkan dari tempat tidur suami, mutlak menjadi anak suami itu, tanpa
memerlukan pengakuan atau pengumuman dari seorang ayah; atau pengakuan dari
seorang ibu, sebab setiap anak adalah milik yang seranjang. Begitulah menurut
apa yang dikatakan oleh Rasulullah s.a.w
09.50
Wahyu Dan Akal
7 September 2011
Segala puji
bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad,
keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti beliau hingga akhir
zaman.
Akal dan wahyu sama-sama merupakan karunia Allah. Akal dan wahyu bagaikan
“saudara sesusuan” (ukht al-radi’ah) yang bisa dibedakan tapi tidak mungkin
dipisahkan. Akal memerlukan wahyu karena ada sesuatu di dunia ini, khususnya
yang berkaitan dengan alam gaib (metafisika), yang tak bisa dicapai akal.
Sementara wahyu juga memerlukan akal karena tanpa akal, wahyu tak bisa
dipahami.
03.21
Volume 5, Book 59, Number 713:
Narrated Ibn Abbas:
‘Umar bin Al-Khattab used to let Ibn Abbas sit beside him, so
‘AbdurRahman bin ‘Auf said to ‘Umar, “We have sons similar to him.”
‘Umar replied, “(I respect him) because of his status that you know.”
‘Umar then asked Ibn ‘Abbas about the meaning of this Holy Verse:–
“When comes the help of Allah and the conquest of Mecca . . .” (110.1)
Ibn ‘Abbas replied, “That indicated the death of Allah’s Apostle which
Allah informed him of.” ‘Umar said, “I do not understand of it except
what you understand.”
Narrated ‘Aisha: The Prophet in his ailment in which he died, used to
say, “O ‘Aisha! I still feel the pain caused by the food I ate at
Khaibar, and at this time, I feel as if my aorta is being cut from that
poison.”
Menjawab Fitnah:Rasulullah SAW Meninggal Karena Racun Dan Nabi Palsu
2 September 2011
Volume 5, Book 59, Number 713:
Narrated Ibn Abbas:
‘Umar bin Al-Khattab used to let Ibn Abbas sit beside him, so
‘AbdurRahman bin ‘Auf said to ‘Umar, “We have sons similar to him.”
‘Umar replied, “(I respect him) because of his status that you know.”
‘Umar then asked Ibn ‘Abbas about the meaning of this Holy Verse:–
“When comes the help of Allah and the conquest of Mecca . . .” (110.1)
Ibn ‘Abbas replied, “That indicated the death of Allah’s Apostle which
Allah informed him of.” ‘Umar said, “I do not understand of it except
what you understand.”
Narrated ‘Aisha: The Prophet in his ailment in which he died, used to
say, “O ‘Aisha! I still feel the pain caused by the food I ate at
Khaibar, and at this time, I feel as if my aorta is being cut from that
poison.”
05.24
Perang Adalah Tipu Daya
30 Agustus 2011
Dalam hadis menyebut, "Peperangan itu adalah tipu daya." Dalam hadis itu disebut peperangan. Tidak disebut jihad. Kenapa Islam sewaktu-waktu menyebut peperangan dan sesekali menyebut jihad. Sebenarnya di antara jihad dengan perang ini, jihad lebih besar. Lebih global. Bila dikatakan perang, ia adalah satu juzuk kecil dalam jihad. Tidak boleh dikatakan jihad itu perang tetapi bila dikatakan perang, ia termasuk dalam jihad. Kalau begitu, di sini kita dapat lihat, pengertian perang itu sangat kecil. Cuma ia hebat. Maksudnya kecil tetapi dahsyat. Sebab bila dikatakan perang itu mesti guna senjata. Padahal peranannya kecil. Ia hanya sebahagian daripada jihad. Ia dahsyat dan mendengarnya itu mengerikan. Bila dikatakan jihad, itu besar. Ada lahir ada batin. Berdakwah dan menuntut ilmu itu jihad. Mencari rezeki yang halal juga jihad. Mencari-cari keluarga yang sudah lama tidak dijumpai pun termasuk jihad. Bermusafir untuk mencari pengalaman dan ilmu termasuk jihad. Berusaha untuk mendamaikan dua puak yang bergaduh juga jihad. Hendak mendidik nafsu, membuang mazmumah, semua itu termasuk jihad batin. Jadi bila bercakap tentang jihad, sifatnya tidak yang menakutkan. Kerana peranan jihad ini ialah untuk mempengerahui orang, hendak beri kasih sayang yakni supaya kita dapat beli hati orang. Perang tidak begitu. Perang adalah satu keadaan yang mana tidak dapat dielak dari siapa saja, kita bunuh orang atau orang bunuh kita. Sangat mencemaskan.. Perang itu tipu daya. Di sudut itu saja. Sebab dia dahsyat. Kalau kita tidak lakukan tipu daya, mungkin kita kena bunuh. Tapi atas nama jihad, tidak boleh membunuh. Pilihan raya di kira jihad bukan perang. Kalau lakukan penipuan adalah satu kesalahan. Sebab jihad itu maksudnya hendak bagi kasih sayang . Bukan hendak lahirkan kebencian. Hendak beli hati orang. Bukan sampai orang sakit hati.
10.46
Menyikapi Perbedaan Idul Fitri Dengan Nilai-Nilai Terpuji
29 Agustus 2011
Dari Kuraib, ia berkata bahwa Ummu Fadhl binti Al Harits mengutusnya kepada Muawiyah di Syam. “Maka aku sampai di Syam lalu menunaikan keperluan tersebut, sampai tampak Hilal Ramadhan olehku ketika di Syam. Aku melihat hilal malam Jumat. Kemudian aku datang ke Madinah pada akhir Ramadhan, lalu Abdullah bin Abbas bertanya kepadaku (tentang beberapa hal), kemudian ia menyebutkan tentang hilal, lalu ia bertanya ;’Kapan kamu melihat hilal (Ramadhan) ?’
Jawabku : ‘Kami melihatnya pada malam Jumat’
Ia bertanya lagi : ‘Engkau melihatnya sendiri?’
Jawabku : ‘Ya ! Dan orang banyak juga melihatnya, lalu mereka puasa dan Muawiyah puasa’.
Ia berkata : ‘Tetapi kami melihatnya pada malam Sabtu, maka kami akan terus berpuasa sampai kami sempurnakan tiga puluh hari, atau sampai kami melihat hilal Syawal’.
Aku bertanya : ‘Apakah tidak cukup bagimu rukyah (penglihatan) dan puasanya Muawiyah ?’
Jawabnya :’Tidak ! Begitulah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah memerintahkan kepada kami’.” (HR Muslim dalam Shahihnya, III/126)
Jawabku : ‘Kami melihatnya pada malam Jumat’
Ia bertanya lagi : ‘Engkau melihatnya sendiri?’
Jawabku : ‘Ya ! Dan orang banyak juga melihatnya, lalu mereka puasa dan Muawiyah puasa’.
Ia berkata : ‘Tetapi kami melihatnya pada malam Sabtu, maka kami akan terus berpuasa sampai kami sempurnakan tiga puluh hari, atau sampai kami melihat hilal Syawal’.
Aku bertanya : ‘Apakah tidak cukup bagimu rukyah (penglihatan) dan puasanya Muawiyah ?’
Jawabnya :’Tidak ! Begitulah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah memerintahkan kepada kami’.” (HR Muslim dalam Shahihnya, III/126)
05.57
Misteri di Balik Raibnya Naskah Qumran
28 Agustus 2011
Penemuan tulisan-tulisan tangan berbahasa Ibrani dan Aramaik kuno di propinsi Qumran, paska Perang Dunia II telah memicu antusiasme para Ahli Sejarah Kitab Suci untuk mendapatkan informasi tentang naskah-naskah tersebut yang diharapkan dapat memberikan jawaban atas misteri dari periode penting dalam sejarah umat manusia. Hal itu tentu saja sangat beralasan mengingat bahwa naskah berbahasa Ibrani paling kuno yang ada saat ini dari Kitab-kitab Perjanjian Lama berasal dari abad ke-10 M. Selain bahwa naskah-naskah tersebut menyimpan perbedaan-perbedaan cukup besar jika dihadapkan dengan naskah-naskah septuagintal Yunani yang berhasil diterjemahkan di Aleksandria pada abad ke-13 SM. Manakah di antara kedua naskah yang paling sahih dalam hal terjadinya perbedaan? Manakah di antara keduanya yang paling dapat diandalkan? Tidak hanya terbatas pada Jemaat-Jemaat Yitzrael, bahkan Gereja-Gereja Kristen Yunani, mengakui Perjanjian Lama sebagai bagian dari Kitab Suci mereka. Sementara umat Kristen hingga abad ke-10 M, mengandalkan naskah Septuaginta (naskah Yunani, pent) dan setelah itu mereka beralih - kecuali Gereja Yunani Timur- ke naskah Ibrani pada awal abad yang sama.
02.02
Sejarah Dogma Kristologi
26 Agustus 2011
FENOMENA YESUS
Yesus yang a.l. diberi gelar dan nama “Kristus” dan yang menjadi sasaran iman kepercayaan Kristen, diandaikan saja bahwa sungguh-sungguh seorang tokoh yang pernah tampil di panggung sejarah. Dikatakan kenyataan itu diandaikan saja oleh iman kepercayaan itu. Sebab apa yang paling penting ialah: Yesus Kristus yang pernah ada, tetap sampai sekarang dan hingga akhir zaman relevan dan bermakna. Bukan misalnya “ajaran-Nya” melainkan orangnya. Dia itulah yang menjadi sasaran iman kepercayaan.
12.34
Bismillahirrahmanirrohim..
Islam,Agama Para Nabi Dan Rasul
23 Agustus 2011
Makna Islam secara bahasa adalah berserah diri. para nabi dan rosul semuanya berserah diri kepada Allah sebagai pencipta dan pengutus. sebutan Islam pun sudah dari dahulu di ikrarkan oleh para nabi dan rosul. karena tidak ada agama di sisi Allah kecuali Islam.
إن الدين عند الله الإسلام وما اختلف الذين أتوا الكتاب إلا من بعد ما جاء هم العلم بغيا بينهم ومن يكفر بات الله,
فإن الله سريع الحساب.
Artinya: "Sesungguhnya agama yang dirido'I di sisi Allah hanyalah Islam dan tidaklah ahli kitab berselisih melainkan
setelah datang pada mereka pengetahuan dan mereka melebihi batas ,dan barangsiapa yang kufur terhadap
ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah Dzat paling
cepat balasannya".(Qs. Ali Imran(3):19)
Langganan:
Postingan (Atom)










